Cacing Aneh Pemakan Gas ( Kuphus Polythalamia )

Banyak fakta mengejutkan yang didapatkan Daniel Distel setelah ia dan timnya melakukan serangkaian penelitian di laboratorium. Cacing Kapal yang selama ini diduga masih spesies keluarga cacing oleh para ilmuwan lain ternyata salah, karena cacing kapal penghisap gas itu masuk dalam golongan hewan lunak seperti kerang.

Dan perbedaan mencolok dengan cacing kapal lainnya jelas dalam pola makan. Jika cacing kapal biasa memakan kayu, cacing aneh ini justru memakan gas. Dan ia bisa menyembunyikan tubuhnya, terbungkus rapat-rapat didalam selang tabung gas. Kemudian ukuran mulut dan saluran pencernaan pada cacing kapal misterius ini juga sangat kecil, dan nyaris tidak kelihatan. Hal ini sebagai bukti bahwa mulutnya jarang bahkan tidak pernah sama sekali digunakan untuk mengkomsumsi makanan.

Dirinya juga menambahkan bahwa ini adalah salah satu bentuk evolus konvergen, yakni sebuah evolusi pada spesies hewan berbeda dan prosesnya berlangsung secara mandiri. Antara satu spesies dengan lainnya saling menyesuaikan diri pada habitat tertentu.

Memang unik dan menakjubkan, kemapuan kerja sama yang baik antara bakteri menjadi kunci bagi cacing kapal dapat bertahan hidup dan terus tumbuh menjadi cacing raksasa. Bayangkan saja, cacing kapal ini tak perlu repot-repot mencari mangsa, karena dia cukup berenang saja sudah bisa mendapatkan nutrisi penting untuk daya tahan tubuhnya.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *