Memiliki 18 Mobil Mewah, Admin Bergaji Rp 2,5 Juta Ditangkap

Selain itu, tersangka juga memalsukan penjualan 45 mobil berbagai merek, menggunakan kartu identitas palsu. Leni menggunakan 20 kartu identitas rekannya tanpa izin, untuk mengambil mobil hasil penjualan fiktif ini.

“Penjualan mobil ini juga fiktif, seolah-olah sudah dilakukan pembayaran, padahal tidak ada sama sekali pembayaran dari klien perusahaan. Tersangka memanfaatkan 20 kartu identitas rekannya tanpa izin, untuk aksi penipuan ini” tuturnya.

Guna melancarkan aksinya, Leni dibantu Jefriansyah (suami), dan Deny Rayindar (adik), demi menyamarkan hasil kejahatan. Dua orang itu, menjual kembali mobil-mobil hasil kejahatan, dengan harga di bawah harga pasaran.

“Mereka juga melakukan praktik pencucian uang, dengan cara memutar hasil kejahatan, seolah-olah memang dari hasil yang semestinya. Caranya, dengan usaha ternak ayam, dan jual beli mobil bekas” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kaltim, Komisaris Besar Yustan Alpiani.

Hasil manipulasi keuangan berikut penjualan mobil itu, dipergunakan untuk membeli aset, berupa rumah berikut tanah, serta 18 mobil mewah, yang totalnya Rp 9 miliar. Sisa hasil kejahatan sudah habis dipergunakan, untuk membiayai gaya hidup mewah tiga tersangka ini.

“Mereka suka hidup mewah, mobil, baju dan perhiasan” papar Yustan.

Hingga saat ini saja, Yustan mengaku, sudah menyita barang bukti, sebanyak 18 mobil berbagai merek, dan sepeda motor merk Yamaha R1 M 1000 cc, atas nama Leni dan Jefriansyah. Menurutnya, kekayaan tersangka memang mencurigakan, mengingat gajinya hanya Rp 2,5 juta, dan suaminya pengangguran.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *