Polisi Menembak Penjambret yang Sandera Ibu dan Bayi

Pelaku mengancam akan membunuh ibu dan anaknya yang disandera jika terus dikejar. Saat polisi lalu lintas bernegoisasi dengan penyandera, tanpa disadari ada petugas polisi tak berseragam datang dan menembak tangan penjambret.

“Saya juga tidak tahu, dari mana polisi yang tanpa seragam itu keluar. Waktu polantas lagi negoisasi, pelaku malah ngancem mau bunuh korban. Saat mau nancepin pisau, ada polisi tak berseragam langsung nembak tangan pelaku,” tukasnya.

Pelaku penyanderaan pun langsung tersungkur. Sedangkan anggota polisi berseragam langsung menyelematkan korban yang disandera. Ibu yang disandera mengalami luka di leher dan mengeluarkan darah, sehingga langsung dibawa ke Rumah Sakit Islam Pondok Kopi, Jakarta Timur.

Pelaku yang masih tersungkur bersimbah darah langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara,, Kramat Jati, Jakarta Timur guna dilakukan identifikasi. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Agro Yuwono menuturkan, identitas pelaku belum diketahui karena masih menunggu hasil identifikasi. ” Masih di identifikasi, anggota juga masih ada di lapangan dan RS tempat korban dirawat,” tegasnya.

Argo menatakan pihaknya masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi untuk mengetahui motif penyanderaan tersebut. Dari keterangan sementara, pelaku merupakan jambret yang berusaha melarikan diri. “Sekarang masih dilakukan pemeriksaan saksi-saksi di lapangan,” pungkasnya.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *